Pesan Berantai Aksi Todong Pengendara pada Cideng, Polisi: Hoaks!

0
317

Suara. com – Polres Metro Jakarta Pusat telah melakukan pengecekan terkait beredarnya suruhan berantai yang dianggap membuat resah warga masyarakat di tengah pandemi Corona (COVID-19) ini.

Dalam pesan berantai yang bersirkulasi di aplikasi pesan elektronik, WhatsApp, aksi pemalakan di wilayah Cideng, Jakarta Pusat kabarnya dilakukan pelaku bersenjata tajam kepada pengendara mobil maupun motor. Mereka disebut menahan secara semena-mena para pengendara dalam jalan untuk memalak uang.

Adapun pesan berantai itu berisi: “Hati keluar rumah ya, di cideng penuh tkg palak mintain uang. Mobil diberhentikan minta uang dijalanan. Jd klu nga perlu jgn keluar rumah soalnya mereka juga segenap susah gk ada uang bagi makan dan obat2an, di cideng mobil dan motor disetopin dompet diambil paksa dibelokin arah motornya karena org nya banyak pakai benda tajam. ”

Terkait hal itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus meminta tidak ada aksi pemalakan terhadap pengguna jalan di kawasan Cideng. Alasannya, polisi petugas langsung menyisir wilayah Cideng mencari informasi fakta pesan berantai tersebut.

“Bahwa informasi adanya pemalakan pada wilayah Cideng Gambir adalah tidak benar (Hoaks), ” kata Yusri dihubungi Suara. com , Selasa (31/3/2020).

Terpisah, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menegaskan bahwa data adanya pemalakan di wilayah Cideng merupakan berita bohong alias hoaks.

“Hoaks, ” ujar Heru melalui pesan sedikit