Banjir Rob Rendam Sebagian Jakarta Memajukan

0
289

Suara. com kepala Kenaikan permukaan air laut atau banjir rob melanda Pelabuhan Kaliadem hingga pemukiman awak di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis malam (5/6/2020). Awak mengatakan bahwa banjir dari laut itu sudah terjadi sejak 3 Juni kemarin.

Pantauan Antara , banjir rob menerjang dengan ketinggian bertukar 50-60 sentimeter. Para warga terlihat berkemas mengamankan barang-barang mereka sejak limpahan air laut.

“Sampai malam, sampai jam 1 malam enggak turun-turun, ” membuka salah seorang warga, Kartini.

Menurut Kartini, banjir rob itu sudah melanda sejak dua malam terakhir hingga ukuran selutut orang dewasa. Bahkan banjir rob juga masuk ke dalam rumah-rumah warga. Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah yang tidak terdampak rob atau memilih tinggal di lantai dua rumah warga.

Warga lainnya, Rahmat mengucapkan banjir rob mulai terjadi sekitar pukul 18. 30 WIB atau habis waktu magrib. Banjir rob kemudian surut pada pagi hari. Warga berharap pemerintah dapat menganjurkan bantuan kepada mereka yang terdampak bajir rob.

Banjir rob juga dilaporkan di kota-kota pesisir utara Jawa dan telah merendam ribuan rumah. Di Jawa Barat, banjir rob dilaporkan berlaku di Indramayu.

Dalam Jawa Tengah, banjir rob terjadi setidaknya sejak 2 Juni serta melanda Brebes, Kabupaten Tegal, Tanah air Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Demak.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam Kamis (4/6/2020) memperingatkan masyarakat terutama yang bermata pencaharian dan beraktivitas di pesisir atau pelabuhan kepada potensi bencana rob. BMKG mengutarakan banjir rob pekan ini dikarenakan oleh fenomena Bulan dan aliran tinggi akibat angin kencang.