Polisi Sebut Mayat Leher Tersangkut di Dahan Pohon Kuburan Murni Pati padam Diri

0
286

Suara. com – Polisi membicarakan pria yang ditemukan tewas secara leher tersangkut di dahan pohon sebagai pelaku bunuh diri. Awak sebelumnya dikagetkan dengan penemuan mayat berinisial HH di pohon medan kuburan cina (makam tionghoa) di Sei Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Jumat (29/5/2020) lalu.

Setelah melakukan penyelidikan lebih dari sepekan, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengutarakan jika pria tersebut murni bunuh diri. Hal ini dikarenakan pihak kepolisian tidak menemukan tanda kekerasan atau hal mencurigakan pada tubuhnya.

“Hasil pemeriksaan tidak ada tanda mencurigakan, dari hasil visum cuma ditemukan tanda di leher akibat tekanan kayu tempat lehernya tergantung, ” ujar Herie seperti diberitakan batamnews. co. id -jaringan Suara. com , Senin (8/6/2020).

Saat ditemukan, tidak ada indikasi adam itu sebagai korban tindak kekerasan.

“Tangan mayat terang terkepal. Kalau dianiaya atau memiliki kekerasan, tangan itu tidak bakal terkepal. Ini saat ditemukan tangannya terkepal, ” ucap Herie.

Kemudian, dari keterangan dengan didapat dari dua orang konco HH, menyatakan jika pria itu mengalami perubahan prilaku sejak perut pekan sebelum ditemukan tewas.

“Rekan korban mengatakan kalau korban mengalami perubahan sikap sesudah pulang dari melaut. Ada pesan-pesan yang ditinggalkan oleh korban, hanya tidak tahu pasti apa itu, ” ujar Herie.

Sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas dengan kondisi leher tergantung di sebuah pohon benbentuk Y di kawasan pekuburan cina, Sei Pasir, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

HH (40 tahun) ditemukan tewas tergantung mengenakan kekacauan hitam dan celana pendek hitam. Dia merupakan warga gang Terang, Jalan A Yani, Meral.

Masyarakat sekitar geger. Bahkan mereka mendatangi lokasi kejadian untuk melihat langsung.