Bekas Dirut Persija Salurkan Donasi buat Wasit dan Legenda Sepakbola Nusantara

0
75

Suara. com semrawut Mantan Direktur Utama (Dirut) Persija Jakarta, Gede Widiade kembali memberikan donasi alias sandaran berupa sembako kepada pelaku sepakbola Tanah Air yang terdampak COVID-19.

Setelah sebelumnya memberikan donasi kepada Jakmania –sebutan klan suporter Persija, kali ini Besar menyalurkan donasi kepada wasit, pengelola pertandingan, pelatih sekolah sepakbola (SSB), serta beberapa legenda sepakbola Indonesia.

Pemberian bantuan sembako tersebut turut dihadiri juga oleh salah satu staf khusus Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Uden Kusuma Wijaya yang juga ialah Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta.

“Semoga yang saya lakukan ini tak berhenti dan semoga (pandemi) Corona cepat berlalu. Biar pun kurang, tapi minimal bisa membantu rekan-rekan yang ada di lingkungan sepakbola, ” kata Gede Widiade zaman ditemui di lapangan Pancoran Soccer Field, Kamis (11/6/2020).

“Kali ini khusus untuk pribadi bola yang terdampak, ada dongeng, wasit dan pelatih SSB. Beta juga sempat dengar tadi pasar pelatih ada yang jadi ojek online sambil menunggu bergulirnya liga lagi, ” sambungnya.

Baca Juga: APPI Dukung PSSI soal Regulasi Pemain U-20 di Liga 1

“Saya harap kepedulian ini bisa menyemangati mereka bahwa itu tidak sendirian, ” jelas adam yang kini menjabat Presiden Persiba Balikpapan itu.

Lengah satu wasit Liga 1 dengan hadir dalam pemberian bantuan tersebut, Nusur Fadilah, pun mengaku sangat berterima kasih.

Pasalnya, berbeda dengan pemain atau pelatih, wasit sama sekali tidak memiliki pemasukan saat kompetisi padahal ditangguhkan.

Baca Juga: APPI Dorong Pemerintah Beri Stimulus bagi Pabrik Sepakbola

Sebagaimana diketahui, para pemain dan pelatih sedang menerima gaji meski adanya pemotongan yang mencapai 75 persen kala Liga 1 2020 ditangguhkan.

Beda rencana dengan para wasit yang sungguh hanya mengandalkan pendapatan dari perlombaan.

“Wasit semua terdampak dengan ini, mau berbuat barang apa pun tak bisa. Ada dengan pengangguran karena pendapatannya hanya sebagai wasit saja. Ya, itu sangat terdampak seperti saya. Alhamdulillah ada bantuan sedikit, selama ini dasar belum ada seperti ini, ” ucap Nusur Fadilah.