Waspada, Kebanyakan Makan Junk Food Memicu Penuaan Sel

0
61

Suara. com – Orang yang sering makan makanan cepat saji atau rubbish food cenderung lebih cepat mengalami perubahan kromosom. Hal ini yg kemudian berkaitan dengan penuaan sel yang lebih cepat pula.

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), makan tiga porsi atau lebih junk food dan makanan cepat saji bisa melipatgandakan kemungkinan penguntaian DNA dan protein yang disebut telomer. Telomer yg memendek merupakan penanda penuaan biologis pada tingkat sel.

Seiring bertambahnya usia, telomer memendek secara alami. Penurunan panjang telomer telah lama diakui sebagai penanda usia biologis.

Penelitian yang telah diterbitkan pada American Journal associated with Clinical Nutrition terkait menunjukkan bahwa makanan merupakan faktor yang mendorong sel menua lebih cepat.

Namun para peneliti menegaskan bahwa meski korelasinya kuat, bagaimanapun hubungan kausal masa makan makanan yang diproses lalu telomer yang berkurang tetap masih spekulatif.

Tim peneliti yang dipimpin oleh profesor Helen Bes-Rastrollo dan Amelia Marti dri Universitas Navarra di Spanyol menyelidiki dugaan hubungan antara konsumsi rutin junk food yang diproses lalu menyusutnya telomer.

Makanan ultra-olahan diproduksi secara industri serta terdiri dari minyak, lemak, gula, pati, dan protein yang mengandung sedikit makanan utuh atau alami.

Makanan terkait sering kali mengandung perasa buatan, pewarna, pengemulsi, pengawet, dan aditif lainnya yang meningkatkan umur simpan dan margin keuntungan.

Ilustrasi junk food. (shutterstock)

Kandungan tersebut memperlihatkan bahwa makanan-makanan unhealthy foods cukup rendah gizi.

Dalam hal ini, Marti dan rekannya melihat data dari hampir 900 orang berusia 55 atau lebih yang memberikan sampel DNA pada tahun 2008 serta memberikan data rinci tentang kebiasaan makan mereka setiap dua tahun setelahnya.