Tambahan Kuota Wisatawan, TNBTS Larang Lansia ke Gunung Bromo

0
46

Sketsa wisata di area savana. (Pixabay/Andreas Göllner)

Total wisatawan yang dibolehkan untuk datang menjadi 1. 634 orang mulai hari. Sebelumnya, jumlah wisatawan yang diizinkan 1. 265 orang per hari.

SuaraJatim. id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) menambah 50 persen kuota wisatawan dalam Gunung Bromo dari total daya.

Hal ini merespon penerapan kebiasan baru di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas BB-TNBTS, Sarif Hidayat mengatakan, total wisatawan yang dibolehkan untuk berkunjung menjadi 1. 634 orang per hari.

Sebelumnya, jumlah wisatawan yang diizinkan 1. 265 orang per hari. Ini mulai resmi sejak Jumat lalu (13/11/2020).

“Ini merupakan reaktivasi periode III, ” kata Sarif, masa dikonfirmasi, Sabtu (14/11/2020)

Ia melanjutkan, dari total catu 1. 634 wisatawan per hari itu, bakal dibagi pada bertemu destinasi. Bukit Cinta misalnya, suntuk 56 orang per hari. Penanjakan sebanyak 339 orang per hari.

Kemudian, Bukit Kedaluh, pengunjung maksimal 172 orang bola lampu hari, Mentingen 200 orang bohlam hari, dan Savana Teletubies bisa diakses 867 wisatawan per keadaan.

Para-para pengunjung ke kawasan Bromo, tinggi dia, harus mematuhi penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dicontohkannya, menggunakan masker, dan membawa cairan penyuci tangan (hand sanitizer).

Selain itu, setiap wisatawan juga harus membawa surat keterangan segar dari dokter, atau hasil tes cepat Covid-19 yang masih benar.

Tamu yang diperbolehkan mengakses kawasan Bromo berusia maksimal 60 tahun.