Jokowi Tambah Duit Orang Miskin 25 Persen di PKH Selama Wabah Corona

0
415

Suara. com – Presiden Joko Widodo menambah uang orang miskin di Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 20 persen. Hal itu dilakukan selama wabah virus corona.

Selain menambah duitnya, Jokowi juga menambah orang-orang yang menerima duit di PKH menjadi 10 juta penerima yang sebelumnya 9, 2 juta penerima. Kebijkan tersebut mulai berlaku pada April 2020.

“PKH jumlah keluarga penerima akan ditingkatkan sejak 9, 2 juta menjadi 10 juta keluarga penerima manfaat, sedangkan besaran manfaatnya akan dinaikkan 25 persen, ” ujar Jokowi dalam video konferensi pers di Istana Bogor, Selasa (31/3/2020).

Program Keluarga Harapan yang kemudian disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Tim Miskin (KM) yang ditetapkan jadi keluarga penerima manfaat PKH.

Bantuan tersebut menyusul keputusan pemerintah menetapkan status kedaruratan kesehatan tubuh masyarakat di tengah wabah virus corona. Duit PKH itu nantinya diperuntukan untuk ibu hamil, bani usia dini, dan disabiltas.

“Misalnya komponen ibu berisi naik dari Rp 2, 4 juta menjadi Rp 3 juta per tahun. Komponen anak leler dini Rp 3 juta rupiah per tahun, komponen disabilitas Rp 2, 4 juta per tahun dan kebijakan ini efektif mulai April 2020, ” ucap dia.

Jokowi juga hendak memberikan Kartu Sembako. Pemerintah prawacana Jokowi menaikan jumlah penerima sandaran sembako dari semula 15, 2 juta menjadi 20 Juta. Tumpuan kartu sembako tersebut akan diberikan selama sembilan bulan.

“Kartu sembako, jumlah penyambut akan dinaikkan dari 15, 2 juta penerima menjadi 20 juta penerima manfaat dan nilainya naik Rp 30 persen dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu rupiah dan akan dikasih selama 9 bulan, ” katanya.