Suruhan Terakhir Bob Hasan kepada Zohri: Tembus Waktu 9 Detik

0
32

Suara. com – Sprinter muda andalan Indonesia Lalu Muhammad Zohri turut berbelasungkawa atas meninggalnya Kepala Umum PB PASI Bob Hasan.

Bob Hasan meninggal dunia di Rumah Sakit Sentral Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (31/3/2020) pukul 11. 00 WIB.

Pria yang juga pengusaha itu wafat di usia 89 tahun sebab penyakit kanker paru-paru stadium 4.

Zohri memiliki kesan tersendiri terhadap mendiang Bob Hasan.

Sprinter berjuluk Bocah Ajaib dari Lombok itu bahkan sudah menganggapnya bagaikan ayah sendiri.

“Saya sangat kehilangan, dia sudah beta anggap seperti bapak saya tunggal saking baiknya. Semoga beliau husnul khatimah dan saya turut cita, ” ujar Lalu Muhammad Zohri saat dihubungi wartawan, Selasa (31/3/2020).

“Pak Bob Hasan adalah sosok yang sangat tertib, saya ingin jadi pengusaha laksana Pak Bob, ” tambahnya.

Pra wafat, Zohri teringat bahwa Bob Hasan sempat memberinya pesan sekali lalu tantangan.

Zohri diminta mencetak sejarah sebagai sprinter Nusantara pertama yang mampu menembus masa 9 detik di nomor lari 100 meter.

Lalu Muhammad Zohri telah menasbihkan diri sebagai manusia tercepat di Asia Tenggara. Rekor tersebut dipecahkannya saat berlaga di Kejuaraan Atletik Asia 2019.

Pada perlombaan yang berlangsung dalam Doha, Qatar, itu Zohri meraih podium kedua dengan catatan zaman 10, 13 detik.

Hasil impresif itu melampaui rekor nasional dan Asia Tenggara bagian lari 100 meter putra dengan sebelumnya dipegang Suryo Agung Wibowo.

Suryo Agung memiliki rekor tersebut saat meraih medali emas SEA Games 2009 Laos dengan catatan waktu 10, 17 detik.

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (tengah) berlari memacu langkahnya ke garis finis pada kualifikasi cetakan lari 100 m putra grup C Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/8). [Antara/INASGOC/M Agung Rajasa]

Tidak hanya sampai di situ, Zohri kembali mempertajam catatan waktunya era mengikuti ajang Seiko Golden Grand Prix Osaka 2019 menjadi 10, 03 detik.

Catatan waktu itu membuatnya maka atlet Indonesia pertama yang diperkirakan lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo lantran telah melewati limit yaitu 10, 05 detik.

“Pak Bob Hasan pernah sejumlah dia ingin saya bisa mangkir tembus (waktu) 9 detik. Suruhan itu membuat saya jadi tambah semangat, ” pungkas Zohri.