Pius Ngaku Ketua Anarko Sindikalis Nusantara, Polisi: Dia Lagi Mabuk Mengandung

0
27

Suara. com kepala Polisi masih memeriksa pengakuan Pius, yang belakangan mengaku sebagai ketua anarko sindikalis Indonesia.

Belakangan diketahui, Pius adalah pelaku pencurian helm hak anggota polisi lalu lintas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengucapkan, ketika ditangkap, pemuda bertato huruf ‘A’ tersebut dalam keadaan gila.

Kekinian, polisi fokus menangani kasus pencurian yang dikerjakan Pius. Soal pengakuan yang terlibat sebagai ketua anarko sindikalis Indonesia masih didalami.

“Yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan masalah pencurian dia, untuk melanggar apa statemen yang dia keluarkan itu masih kami dalami semuanya, ” kata Yusri kepada wartawan, Kamis (15/4/2020).

Yusri lantas mengemukakan bahwa saat dikerjakan penangkapan, Pius memang dalam tanda mabuk berat hingga mengaku jadi ketua anarko sindikalis Indonesia.

Kekinian, kata dia, petugas juga tengah melakukan pengecekan air kencing dan darah yang bersangkutan.

“Satu sisi memang ketika saat dilakukan penangkapan yang bersangkutan dalam keadaan mabuk mengandung. Kami juga masih mengecek air kencing dan juga darahnya, ” katanya.

Untuk diketahui, lagak vandalisme yang menyeret nama ikatan Anarko Sindikalis belakangan membuat kacau Kota Tangerang, Banten, seusai ditemukan coretan-coretan bernada protes atas kebijakan pemerintah.

Tak lama, aparat kepolisian meringkus lima orang pemuda yang dinilai telah menyebar kebencian dan meresahkan warga di tengah pandemi virus corona covid-19 itu. Para karakter lantas disebut-sebut sebagai anggota anarko sindikalis.

Belakangan berputar video seorang pemuda bertato huruf ‘A’ di dada yang mengklaim sebagai ketua anarko sindikalis Nusantara.

Dalam video berdurasi 1 menit 29 detik yang diunggah ulang oleh pemilik akun @lord_kobra, pemuda itu mengaku bertanda Pius.

“Saya adalah A1, saya ketua Anarko Sindikalis Indonesia dengan tujuan susunan dunia baru tanpa pemerintah, ” ungkapnya seperti dikutip Suara. com, Selasa (14/4/2020).

Ia kemudian menyebutkan sejumlah tanda yang mengisi jabatan dalam kaum anarko sindikalis Indonesia, beserta dengan tugas masing-masing.

“Saya punya A2 bernama Johan yang bertugas dalam pencarian pemberian. Saya punya A3 Andreas yang bertugas sebagai koordinator lapangan serta A4 Sia yang bertugas sebagai pemberi doktrin, ” tambahnya.

Video pengakuan Pius itu ramai dibagikan ulang oleh warganet lainnya seperti akun @fullmooonfolks.

Namun tak sedikit dari warganet yang justru meragukan penyungguhan Pius.

Terlebih diketahui, anarko sindikalis bukan merupakan pola dan berstrata.

“Sejak kapan anarko ada ketua-ketuaan, ” kata @caturisme.

Begitu juga @PikyHerdiansyah yang menulis, “Woi ngakak, ini negara niat banget sampai ngelantik ketua anarko prima dalam sejarah, cuma di Nusantara anarko punya ketua. ”

“Ketua anarko sindikalis wkakwkakwk, sejak kapan anarko itu ada ketua, orang di dalemnya aja anon semua, ” celoteh @jalmaan_kuda.