Nasi Anjing Bikin Heboh Warga Priok, Polisi Pastikan Halal Dimakan

0
27

Suara. com – Warga Tanjung Priok, Jakarta Utara digegerkan usai menerima bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan ‘Nasi Anjing, Nasi Orang Ingusan, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting’. Sejumlah warga khususnya umat islamic di sekitar pun sempat merasakan dilecehkan dengan adanya bantuan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengemukakan, berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting merupakan makanan halal.

Pihak pengelola makanan siap santap tersebut menjelaskan bahwa pemakaian istilah anjing merujuk untuk sifat setia dan mampu bertahan hidup yang dimiliki hewan anjing.

Di sisi yang lain makanan siap santap tersebut disebut nasi anjing lantaran memiliki porsi yang lebih banyak bila dibandingkan nasi kucing.

“Istilah yang digunakan dengan nama anjing karena menganggap anjing hewan yang setia dan nasi anjing lantaran porsinya lebih besar sedikit yang nasi kucing dan diperuntukkan tuk orang kecil untuk bertahan hidup, ” kata Yusri kepada wartawan, Minggu (26/4/2020).

Yusri lantas mengungkapkan bahwa komposisi petunjuk lauk pauk yang digunakan oleh pengelola pun tidak menggunakan daging anjing yang sempat diduga oleh warga. Melainkan menggunakan bahan lauk-pauk seperti cumi, sosis sapi, lalu teri.

“Dugaan sementara terjadi salah persepsi antara pembuat/pemberi nasi dengan penerima, ” katanya.

Sebelumnya, warga Tanjung Priok, Jakarta Utara digegerkan usai menerima bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan ‘Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat oleh Nasi Kucing #Jakartatahanbanting’.

Bantuan tersebut disalurkan oleh sebuh komunitas bernama ARK Qahal pada warga di sekitar Masjid Babah Alun, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (26/4/2020) dini hari tadi.

Sejumlah warga khususnya umat muslim di sekitar merasa dilecehkan lantaran diberi bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan ‘Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting’. Pasalnya, mereka berasumsi bahwa makanan yang diberikan merupakan daging anjing.