Viral Wanita Ini Klaim Kulit Melepuh karena Disinfektan, Ternyata Penyakit Kemaluan

0
352

SuaraJatim. id – Beredar video perempuan di Kota Surabaya mengaku kulit pada bagian tubuhnya mengalami iritasi seperti melepuh, akibat terkena penyemprotan cairan disinfektan menetapkan mengindari virus corona covid-19.

Dalam video berdurasi 23 detik tersebut, perempuan itu mengucapkan terkena semprotan cairan disinfektan sebab mobil PMK. Ia juga membuktikan luka yang berada di dada sebelah kirinya tersebut.

“Pada hari Senin 2020 awut-awutan saya kena semprot mobil PMK di Jalan Karet, ada dua mobil PMK. Keadaan saya sekarang seperti ini saya mohon tumpuan dari pemerintah untuk bantuan, ” ucapnya dalam video.

Tangkapan layar gambar wanita yang mengaku kulitnya melepuh setelah terkena semprotan cairan awahama dari Mobil PMK. [Dokumentasi]

Tetapi, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun membantah dengan mengatakan kulit perempuan itu melepuh bukan karena disenfektan, memperbedakan penyakit kelamin herpes.

“Sebenarnya itu bukan terkena cairan disinfektan. Kalau dilihat apa dengan ada di tubuh wanita tersebut seperti terkena virus herpes, ” kata Ridwan kepada kontributor Suara. com , Minggu (3/4/2020).

Ridwan melahirkan, apabila sesorang terinfeksi akibat tersentuh cairan disinfektan seharusnya seluruh indra peraba di tubuhnya yang melepuh. Namun, apa yang dialami wanita itu hanya pada bagian dada sepotong kiri.

“Soalnya dengan kena herpes itu hanya sisi kiri tidak sisi kanan serta menyeluruh. Harusnya kalau memang sebab cairan disinfektan harusnya menyeluruh berlarut-larut. Masak kiri tok yang kanan enggak, tangannya juga enggak, ” cakap Ridwan.

Menurut Ridwan, wanita tersebut juga sudah dicek mengenai apa penyakit yang ada di dalam tubuhnya dan hasilnya herpes. Selain itu, dia juga sudah mendapatkan penanganan dan pengobatan dari dokter.

“Jadi itu sudah diperiksa dan ditangani dokter, dicek ternyata itu virus herpes, ” lanjutnya.

Pun demikian mengenai kondisinya, Ridwan menyebut sudah dalam keadaan bugar. Ia tengah menjalani perawatan dengan mandiri di rumahnya.

“Dia enggak apa-apa, dia sehat-sehat saja. Dia tidak di vila sakit tapi di rumah telah ditangani dokter, sudah dikasih obat untuk obat herpesnya, ” jelasnya.

Kontributor: Arry Saputra