Menyimak Jejak DKI Jakarta, Pemkot Bekasi Bakal Izinkan Mal Beroperasi Kembali

0
75

SuaraJabar. id – Pemerintah Tanah air (Pemkot) Bekasi masih menunggu Pemprov DKI Jakarta terkait pembukaan kembali mal atau pusat perbelanjaan pada kota tersebut. Langkah tersebut dikerjakan untuk mengikuti rencana pembukaan kepala seperti rencana di DKI Jakarta.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya hendak mengeluarkan kebijakan perizinan beroperasinya kepala atau pusat perbelanjaan setelah sebanyak mal atau pusat perbelanjaan di DKI Jakarta kembali beroperasi di dalam 5 Juni 2020.

“Rencananya DKI tanggal 5 (Juni), setelah DKI buka, baru kita buka. Sehingga, kalau dia duluan, dia lari ke sini (Bekasi), ” ujar Rahmat di Tumpuan Bekasi pada Selasa (26/5/2020).

Rencana kebijakan membuka mal atau pusat perbelanjaan di provinsi Bekasi juga sudah disampaikan pada Presiden Jokowi.

“Itu yang saya sampaikan Presiden (Jokowi) kalau lari kesini DKI kan masih transmisi, geografisnya masih episentrum, ” ucap dia.

Terkait Summarecon Mal Bekasi yang didatangi Jokowi, Rahmat menegaskan bahwa kepala negara tidak membuka kepala, melainkan ingin mengetahui gambaran cara adaptasi new normal.

Nantinya, kata Rahmat, mal atau pusat perbelanjaan di Bekasi bakal dibuka secara bertahap.

“Nggak ada presiden aktif mal. Tadi kan sebenernya presiden ingin mendapatkan gambaran tentang sebuah proses adaptasi dari keberadaan kepala atau keberadaan tenant yang dengan bertahap akan dilakukan, apa? buka secara bertahap, ” kata Balasan Effendi.

Sebelumnya, di dalam Selasa (26/5/2020) pagi beredar informasi di media sosial terkait kehadiran Presiden Jokowi yang akan memimpin pembukaan mal-mal di Bekasi secara serentak mengawali percontohan dimulainya roda perekonomian di tengah pandemi Corona.

Namun kedatangan Jokowi tak lain di rangka kesiapan penerapan prosedur penumpil new normal di sarana perniagaan. Untuk diketahui, sejumlah mal atau pusat perbelanjaan di DKI Jakarta akan kembali beroperasi dengan kedudukan normal baru pada 5 dan 8 Juni 2020.