Tok! Jawa Barat Resmi Perpanjang PSBB Hingga 14 Juni 2020

0
76

SuaraJabar. id berantakan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil resmi memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tingkat provinsi. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Kepgub Nomor: 443/Kep. 287-Hukham/2020 memperpanjang PSBB tingkat provinsi secara proporsional ditandatangani pada Kamis (28/5/2020).

Dua poin penting dalam Kepgub tersebut yakni perpanjangan PSBB di wilayah Bodebek (Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi serta Depok) akan diperpanjang selama enam hari terhitung mulai tanggal 30 Mei hingga 4 Juni 2020.

Kemudian untuk wilayah Jabar di luar Bodebek akan diperpanjang selama 14 hari, terkira 30 Mei hingga 12 Juni 2020. Selain itu, Kepgub itu ditujukan kepada kepala daerah Bupati/Wali kota untuk menetapkan status PSBB di daerah masing-masing sesuai status, kondisi, dan hasil evaluasi konglomerasi tugas daerah masing-masing.

Masyarakat juga dimbau untuk mengindahkan ketentuan pemberlakuan PSBB dan lestari menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Ketua Harian Rangkai Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Menerangkan Setiawan Wangsaatmaja mengemukakan, perpanjangan PSBB berdasarkan hasil evaluasi dan dikonsultasikan dengan sejumlah ahli, baik epidemiolog dan ekonom.

“Ya, betul. Kepgub Nomor: 443/Kep. 287-Hukham/2020 memperpanjang PSBB tingkat provinsi dengan proporsional. Perpanjangan PSBB Bodebek mengikuti kebijakan pemerintah DKI Jakarta. Situasi itu karena Bodebek menjadi wilayah penyangga Ibu Kota. Jadi, kebijakannya harus sejalan agar penanggulangan COVID-19 optimal, ” katanya.

Menurut Setiawan, Gubernur Jabar mau memberikan pernyataan resmi terkait perpanjangan PSBB tingkat provinsi pada Jumat (29/5/2020) besok. Keputusan kondisi New Normal tergantung level Kewaspadaan.

“Besok provinsi hendak mengeluarkan nilai tingkat kewaspadaan dalam kabupaten/kota, yang mana status PSBB tersebut akan dilakukan oleh per daerah secara proposional sesuai secara level kewaspadaan dalam skala mikro. Kondisi new normal tentu selalu akan tergantung dari level kewaspadaan itu, ” ucapnya.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengeluarkan penjelasan resmi penerapan fase kehidupan anyar (normal baru), di masa pandemi Covid-19. Rencana tersebut akan direalisasikan pada Senin (1/6/2020) mendatang.

Mulai Rabu (27/5/2020) hingga Minggu (31/5/2020), bersama-sama gugus tugas penanganan Covid-19 Jabar akan melakukan sosialisasi terhadap program New Normal.

“Senin kita mulai. Karena Pak Kapolda butuh waktu untuk mengukur jumlah pasukan di mall, yang tadinya di mall gak ada TNI dan Polri kan karena komando presiden selama 14 hari kudu ada dulu melatih disiplin membangun harus dihitung ya. Itu kemaluan waktu sampai Minggu kita menyelenggarakan pemetaan itu, jadi hari Senin, ” katanya.

Kontributor: Emi La Palau