Resmi Berakhir, Ini Hasil PPDB Kolom Zonasi untuk SMP dan SMA di Jakarta

0
57

Perkataan. com – Tanggapan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi untuk jenjang SMP serta SMA di DKI Jakarta formal berakhir pada Sabtu (27/6/2020).

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana memaparkan, secara akumulatif, Calon Peserta Didik Terakhir (CPDB) jenjang SMP yang diterima pada Jalur Zonasi tahun ini ada sebanyak 31. 011 siswa.

Sedangkan, CPDB tinggi SMA yang diterima sebanyak 12. 684 siswa. Jalur Zonasi itu sebesar 40 persen dari kuota siswa baru yang diterima di sekolah.

“Hingga ditutupnya pendaftaran Jalur Zonasi, menunjukkan terdapat 92, 4 persen siswa di rentang usia normal yaitu 15-16 tahun untuk kelas 1 SMA yang diterima. Sedangkan, usia tertua yang diterima, yakni 20 tahun hanya 0, 06 persen (7 siswa), ” jelas Nahdiana dalam keterangannya.

“Sebaran piawai SMA yang diterima lewat kolom zonasi, yaitu, 16 tahun 52, 8 persen, 15 tahun 39, 7 persen, 13-14 Tahun 0, 2 persen, sementara usia 17 tahun 6 persen, dan 18-20 tahun 1, 4 persen, ” sambungnya.

Mengaji Juga: Hari Itu Terakhir Pendaftaran PPDB DKI Jakarta Jalur Zonasi

Sementara itu, Nahdiana melanjutkan, untuk anak yang diterima di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), terdapat 96, 9 persen usia 12-13 tahun yang diterima.

“Sebaran penerimaan siswa SMP yaitu, 14-15 tahun 2, 8 persen, 13 tahun 29, 6 persen, 12 tahun 67, 3 persen, serta 10-11 tahun 0, 3 persen, ” ungkapnya.

Setelah mengetahui pengumuman itu, pengikut didik baru diminta untuk mengadukan diri secara daring melalui kedudukan ppdb. jakarta. go. id.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Empat Urat PPDB 2020

Buat lapor diri, siswa diharuskan login ke situs ppdb. jakarta. go. id dengan memasukkan nomor peserta dan password. Setelah selesai, tanpa lupa mencetak bukti lapor diri tersebut.

Jadwal lapor diri secara online ini dilakukan pada 29-30 Juni 2020. Pada hari terakhir (30 Juni 2020), lapor diri mau ditutup pada pukul 14. 00 WIB.

Untuk CPDB yang belum diterima di sabuk sebelumnya dapat mengikuti kembali jalan penerimaan melalui Jalur Prestasi Akademik dengan kuota 20% untuk masyarakat DKI Jakarta dan 5% untuk warga luar DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada 1-3 Juli 2020.

Seleksi istimewa yang digunakan dalam Jalur Hasil Akademik ini memperhitungkan rata-rata jumlah akademik selama 5 semester final dan nilai akreditasi sekolah asal.