DPRA Resmi Interpelasi Plt Gubernur Aceh

0
34

Suara. com berantakan Dewan Perwakilan Kaum Aceh (DPRA) resmi menyepakati dan menyetujui penggunaan hak interpelasi dengan ditujukan kepada Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Penggunaan hak interpelasi ditetapkan setelah 58 dari 81 anggota DPRA menyetujuinya melalui mekanisme rapat paripurna dengan digelar pada Kamis (10/9/2020) suangi.

Rapat itu dipimpin langsung Ketua DPR Aceh Dahlan Jamaluddin yang didampinggi Safaruddin (wakil pimpinan).

Sementara dua wakil pimpinan lainnya yakni, Hendra Budian (Fraksi Golkar) dan Dalimi (Fraksi Demokrat) tidak terlihat. Selain itu, beberapa anggota Fraksi PPP dan PDA serta PKB juga hadir. Kecuali Ketua Bagian PPP Ikhsanuddin Marzuki.

Dari pantaian Wartawan Modusaceh. com, Juli Saidi dan M Yusrizal, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah absen dan posisinya digantikan Setda Aceh, Taqwallah.

Juru Bicara Inisiator Hak Interpelasi DPR Aceh Irpanusir (Fraksi PAN) mengucapkan, hak interpelasi digunakan terkait kebijaksanaan Pemerintah Aceh mengenai pemasangan etiket Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar dan Premium.

“Penempelan stiker BBM Subsidi telah melaksanakan gaduh dan meresahkan masyarakat, ” kata Irpanusir.

Selain itu, juga terkait kebijaksanaan Pemerintah Aceh dalam kegiatan Gebrak Masker dan kemudian yang menyesatkan mendasar, soal lelang proyek Multi Years 2020.

DPRA memasukan anggaran multi years dalam hak interpelasi, salah satunya kalau sejak awal DPRA Periode 2014-2019, Komisi IV DPRA tidak akur anggaran multi years dianggarkan pada APBA 2020-2022.

Rapat paripurna ini dimulai pukul 21. 00 WIB serta berakhir pukul 23. 00 WIB, juga dihadiri unsur Forkopimda Aceh.