Dukung PSBB Jakarta, BPJamostek Prioritaskan Dakwaan Via Online

0
218

Pandangan. com – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamostek melakukan pelayanan dengan protokol kesehatan lebih saksama dan mengoptimalkan Layanan Tanpa Relasi Fisik alias LAPAK ASIK untuk memberikan dukungan terhadap pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar/PSBB DKI Jakarta.

“Kami juga balik mengimbau kepada peserta untuk mengabulkan klaim dari rumah menggunakan prosedur LAPAK ASIK online karena bertambah mudah dan dapat dilakukan pada rumah tanpa harus datang dengan langsung ke kantor cabang, sehingga terhindar dari risiko terpapar Covid-19, ” kata Direktur Pelayanan BPJamostek Krishna Syarif dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Selain itu, untuk tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja alias PHK massal atau yang ingin mengajukan permintaan secara berkelompok dapat berkoordinasi secara HRD perusahaan untuk memanfaatkan wahana layanan klaim JHT secara kolektif. Fasilitas itu ditujukan kepada perusahaan skala besar maupun menengah dengan terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen tenaga kerjanya.

Hal itu dapat dikerjakan agar tenaga kerja tidak perlu datang ke kantor cabang serta menyerahkan seluruh dokumen pendukung permintaan JHT kepada HRD untuk diproses lebih lanjut.

Taat data BPJamostek, hingga 31 Agustus 2020 jumlah pengajuan klaim Agunan Hari Tua (JHT) telah mencapai 1, 69 juta kasus dengan nominal mencapai Rp21, 1 triliun. Sementara dari ketiga kanal LAPAK ASIK yang disediakan, kanal online menjadi sarana yang paling banyak digunakan oleh peserta.

“Yang melapor secara online sebesar 83 persen dari total penyampaian yang dilakukan, dan 17 upah sisanya menggunakan kanal offline & kolektif, ” ujarnya.

Peserta yang ingin melakukan permintaan JHT melalui LAPAK ASIK daring harus melalui beberapa langkah, yaitu mendaftar ke aplikasi BPJSTKU ataupun situs LAPAK ASIK, memilih masa pengajuan dan kantor cabang yang tersedia. Kemudian memindai semua dokumen yang menjadi syarat klaim, dan mengirimkan dokumen yang sudah dipindai melalui link yang sudah diterima paling lambat sehari sebelum agenda pengajuan.

Selanjutnya peserta harus memastikan email & nomor ponsel yang didaftarkan aktif dan terhubung dengan aplikasi WhatsApp karena informasi dan konfirmasi bakal dilakukan oleh petugas BPJamostek menggunakan panggilan video. Dokumen asli harus disiapkan dan ditunjukkan saat seruan video, dengan jika dinyatakan penuh maka pengajuan akan diproses dan klaim akan dikirim langsung ke rekening peserta.

Krishna menegaskan bahwa agar proses pengajuan klaim JHT berjalan dengan piawai peserta juga harus memastikan kebulatan dokumen yang disyaratkan. Tenggat waktu pengiriman dokumen, jadwal wawancara dengan petugas serta memastikan keberadaan dokumen asli untuk proses verifikasi.

Selain tersebut peserta juga dapat memanfaatkan fasilitas tracking klaim melalui kanal formal di www.bpjsketenagakerjaan.go.id/tracking untuk mengetahui perkembangan proses klaim yang sedang itu ajukan.