Tekan Penyebaran Covid-19 dengan Cat Dinding Antivirus

0
71

Suara. com – Hingga masa ini kasus Covid-19 di Indonesia belum melandai, bahkan cenderung menyusun. Data stastistik Worldometer menempati Indonesia di urutan ke-22 dari 216 negara dengan kasus infeksi Covid-19 tertinggi. Gugus Tugas Percepatan Pengerjaan Covid-19 juga merilis bahwa kejadian telah menyebar di 34 Provinsi dengan 315. 714 kasus, korban tewas mencapai 11. 472 orang dan sembuh sebanyak 240. 291, per 7 Oktober 2020.

Baru-baru ini disebutkan bahwa Covid-19 telah menyebar di unit terkecil masyarakat, yakni klaster rumpun. Adanya beragam aktivitas dari anggota keluarga saat di luar dan melakukan kontak dekat di rumah, membuat kasus klaster keluarga itu semakin meningkat.

Oleh karena itu, dokter spesialis paru RSU Adhyaksa dr. Ahmad Muslim Nazaruddin, Sp. P. FERS mengatakan bahwa kini gejala flu biasa (common cold) seperti pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, bersin, batuk, dan demam harus diwaspadai.

“Penularan Covid-19 mampu terjadi ketika droplet berisikan virus dikeluarkan melalui batuk ataupun bangkis dari penderita Covid-19 masuk ke dalam saluran napas orang lain. Proses penularan ini semakin lekas dan mungkin terjadi karena Covid-19 dikonfirmasi dapat bertahan lama di udara (airborne), ” jelas dr. Ahmad.

Menangkap Juga: Ahli Sarankan Cat Rumah dengan Warna Terang, Ada Manfaat Psikologisnya!

Ia menambahkan, selain droplet & airborne, sentuhan tangan juga sanggup menjadi perantara transmisi virus. Bila virus menempel pada gagang kesempatan, permukaan furnitur, sakelar listrik, remote TV, handphone, atau tembok sendi dan kemudian tersentuh, lalu tangan tersebut memegang mata, hidung, atau mulut, maka virus akan menyelundup ke saluran tubuh.

“Khusus dinding atau tembok, virus Corona dapat bertahan hidup di dalam kisaran 2 jam hingga 9 hari. Hal tersebut bergantung dalam suhu, kelembapan, dan paparan sinar matahari hingga sirkulasi udara di dalam ruangan, ” imbuh dr. Ahmad.

Berbicara tembok, lazimnya penghuni mengabaikan kebersihannya, padahal dinding adalah permukaan paling luas di bangunan.

Menanggapi kebutuhan tersebut, Nippon Paint memajukan rangkaian cat dengan Silver-Ion sebagai antimikrobanya.

“Ini merupakan bentuk usaha kami dalam menolong penekanan penyebaran Covid-19 yang berisiko tinggi pada kesehatan manusia, ” ungkap CEO (Decorative Paints) Nippon Paint Indonesia, Jon Tan, di dalam siaran pers yang diterima Suara. com , Kamis (8/10/2020).

Baca Juga: Miliki Dinding Indah nan Bugar dengan Cat Antikuman dan Kuman

Tidak seperti cat silver-ion lainnya, teknologi yang dimilikinya itu telah diuji pada introduksi 2020 oleh Analytical Lab Group (ALG). Ini merupakan laboratorium independen berstandar FDA dan EPA dalam AS, yang khusus melakukan pengujian pencegahan infeksi untuk antimikroba — termasuk Human Coronavirus, ATCC VR-740, strain 229E, farmasi, peralatan medis, bioteknologi dan fasilitas perawatan kesehatan tubuh.

Hasil tes menunjukan efektivitas 99, 9% mematikan virus tersebut setelah kontak dengan lapisan cat yang mengandung teknologi Silver-Ion dari catnya itu

Teknologi Silver-Ion dari catnya tersebut telah hadir pada serangkaian cet kesehatan seperti Nippon Spot-less Tambah, Vinilex antikuman dan yang terbaru Nippon Paint VirusGuard sebagai pewarna antivirus pertama di Indonesia.

Cara kerja teknologinya itu diformulasikan secara khusus sebagai antivirus dan antibakteri dengan tahapan: penetrasi ke dalam virus atau kuman, menghentikan reproduksi, mematikan metabolisme, cerai-berai menghancurkan mikroorganisme tersebut. Daya antimikrobanya ini bertahan lama sehingga senyawa ini efektif dalam melawan kuman.

Selain Human Coronavirus (strain 229E), Silver-Ion milik Nippon Paint ini juga efektif di dalam membasmi virus influenza A (H1N1 dan H3N2), penyakit tangan, menguasai dan mulut (Hand Foot Mouth Diseases/HFMD), dan bakteri Escherichia baju dalam, Staphylococcus aureus, serta MRSA.

Rangkaian cat kesehatannya itu aman bagi keluarga & lingkungan, rendah VOC, tidak beraroma, serta hadir dalam ratusan pilihan warna. Sangat direkomendasikan untuk ruangan interior seperti rumah, klinik atau rumah sakit, sekolah, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, hotel hingga perkantoran.

“Teknologi Silver-Ion dalam produk Nippon Paint bukanlah maujud aditif (penambah) seperti cat lainnya, tetapi terformulasi khusus dalam bakal cat dan tetap bekerja rajin antivirus dan antibakterinya selama lapisan cat menempel di dinding, ” pungkas Jon Tan.