Diduga Terpapar Rekannya, 8 Santri Ponpes di Piyungan Positif Covid-19

0
28

Terpaparnya delapan santri itu bermula dari empat santri dengan diduga terpapar dari sesama santri yang datang dari luar tanah Jawa.

SuaraJogja. id – Sebanyak 8 santri dengan menempuh pendidikan di Pondok Pesantren di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul terkonfirmasi positif Covid-19. Empat antaralain sudah dinyatakan sembuh, sisanya masih dalam perawatan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pengerjaan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso menerangkan bahwa, santri itu diduga terpapar oleh santri dengan sebelumnya berada di luar Pulau Jawa.

“Total ada 8 (santri positif) orang. Jadi ada 700 karakter yang kami skrining, ” perkataan dokter yang biasa disapa Oki ini dihubungi wartawan, Kamis (19/11/2020).

Terpaparnya delapan santri tersebut bermula dari empat santri yang diduga terpapar dari sesama santri yang datang dari luar pulau Jawa. Mengetahui empat santri yang positif, sebanyak 700 karakter dilakukan skrining. Sehingga ditemukan 4 santri positif Covid-19.

“Delapan orang tersebut kami isolasi di Shelter Sewon. Mereka di dalam kondisi tanpa gejala, semua bugar, ” ujar dia.

Empat santri yang dinyatakan nyata Covid-19 ini diketahui dari buatan skrining pada Senin (16/11/2020). Empat santri masih diisolasi di Shelter Kecamatan Sewon.

“Empat sudah sembuh. Empat santri lainnya masih dirawat, ” kata tempat.

Upaya satgas dalam memutus tali penyaluran Covid-19 di ponpes setempat dilakukan dengan pembatasan sosial.

“Kami lakukan pembatasan mobilitas. Selanjutnya menghentikan penerimaan santri dan melakukan isolasi bagi yang positif (Covid-19), ” terang Oki.

Hingga kini, Pemkab Bantul tetap mendorong masyarakat untuk menaati protokol kesehatan. Pihaknya mendahulukan masyarakat untuk tetap mengenakan kedok.

Masyarakat ditekankan buat menghindari kerumunan dan tak membina kegiatan yang mendatangkan banyak kawula. Hal itu sebagai upaya memotong penyabaran Covid-19 di Bantul.