Sesi Djoko Tjandra, Terungkap Hubungan Superior – Junior di Polri

0
175

Suara. com – Dua orang saksi berbahasa soal hubungan senior dan hijau di lingkungan Korps Bhayangkara pada sidang penghapusan red notice Djoko Tjandra, Kamis (26/11/2020).

Dua saksi tersebut adalah Besar Bagian Kejahatan Internasional Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divisi Hubungan Universal, Kombes Tommy Aria Dwianto & anak buahnya, Brigadir Junjungan Fortes.

Dalam kesaksiannya, Fortes mengaku mendapat perintah dibanding terdakwa Brigjen Prasetijo untuk menyusun surat yang ditujukan pada terdakwa Irjen Napoleon Bonaparte sekitar 9 April 2020.

Surat atas nama Anna Boentaran sebagai istri Djoko Tjandra itu berisi status hukum suaminya. Pada masa itu, Napoleon tengah mengemban kedudukan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri.

Baca Serupa: Red Notice Djoko Tjandra, Saksi Sebut Brigjen Prasetijo Bawa Barang ke TNCC

Merespons keterangan itu, Soesilo Aribowo selaku kuasa hukum Djoko Tjandra melayangkan pertanyaan pada Fortes.

Hal tersebut berkaitan dengan jabatan Prasetijo selaku Besar Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri yang bukan pemimpin langsung seorang Fortes.

“Saudara kan diperintah oleh Bungkus Pras, saudara selalu katakan sebab perintah Jenderal. Pertanyaan saya itu kan punya tupoksi beda. Kok saudara selalu menjawab perintah Jenderal, padahal Pak Pras kan divisinya beda, apakah ini karena melekat kenaikan pangkat saudara? ” tanya Soesilo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat.

Kepada Soesilo, Fortes menyuarakan hanya mengikuti perintah atasan secara tidak langsung. Menurut dia, di lingkungan Polri, ada atasan langsung dan tidak langsung.

“Tidak Pak, di Polri itu ada atasan langsung dan tak langsung, ” kata Fortes.

Mengucapkan Juga: Skandal Red Notice, Saksi Polri: Pak Prasetijo Bilang Kadivmu Dapat Banyak

Tak hanya itu, sebelum membuat surat atas perintah Prasetijo, Fortes mengaku sudah melapor di dalam Tommy selaku atasannya.

  • «
  • satu
  • 2
  • 3
  • »